Kebun Bunga yang Mengubah Segalanya
Pagi itu, kebun bunga milik keluarga Laras tampak lebih indah daripada biasanya. Bunga matahari berdiri tegak menyambut cahaya, sementara mawar merah muda bermekaran di sepanjang jalan setapak. Laras, gadis berambut panjang yang gemar merawat tanaman, sedang memetik bunga untuk dijual di pasar. Keranjang anyaman di lengannya hampir penuh ketika seorang pemuda datang membawa buku catatan dan kamera. “Apakah kamu Laras, pemilik kebun bunga ini?” tanya Renato. Laras menoleh. Ia memperhatikan pemuda itu dari ujung sepatu hingga rambutnya yang sedikit berantakan. “Benar. Kalau kamu hendak membeli bunga, silakan. Kalau hendak meminjam uang, datanglah setelah panen,” jawab Laras sambil tersenyum. Renato tertawa kecil. Ia menjelaskan bahwa dirinya sedang mencari pemasok bunga untuk sebuah usaha toko bunga yang akan dibuka bersama kakaknya. Ia mendengar kebun Laras menghasilkan bunga berkualitas baik, tetapi belum pernah melihatnya secara langsung. Laras menyambut kedatang...