Bunga yang Selalu Muncul Tanpa Dipetik
Pagi itu, seperti biasa, Sri Kartika melangkah pelan menyusuri jalan setapak di tepi kebun. Gaun ungu mudanya bergoyang ringan tertiup angin, sementara keranjang anyaman di tangannya dipenuhi bunga berwarna-warni. Orang-orang di kampung kecil itu sering bercanda, "Keranjang Sri Kartika itu seperti punya cadangan rahasia, tidak pernah benar-benar kosong." Sri Kartika hanya tersenyum setiap kali mendengarnya. Padahal, rahasianya sederhana: ia selalu bangun lebih pagi dari yang lain. Ia memilih bunga terbaik satu per satu, dengan teliti, seperti seorang pelukis memilih warna. Namun pagi ini sedikit berbeda. Saat ia tiba di pasar kecil, seorang pembeli langganan mengernyit. "Sri Kartika, bungamu hari ini lebih segar dari biasanya. Apa kamu menyiramnya dengan air ajaib?" Sri Kartika terkekeh pelan. "Kalau ada, pasti saya sudah kaya sejak dulu." Tawa ringan pun menyebar. Namun di balik suasana hangat itu, Sri Kartika memperhatikan sesuatu yang jan...