Kompas Tanpa Arah: Misteri Candi Tersembunyi
Di kaki bukit yang diselimuti kabut pagi, berdiri dua candi tua yang telah lama menjadi bisik-bisik masyarakat sekitar. Tak seorang pun benar-benar tahu siapa yang membangunnya atau untuk apa, tetapi legenda-legenda yang melekat padanya selalu mampu membuat anak-anak merinding dan orang dewasa saling melempar senyum penuh rahasia. Di antara reruntuhan itu, seorang perempuan muda bernama Laksmi berdiri sambil memandangi relief-relief batu yang sudah dimakan usia. Gaun biru kehijauan yang dikenakannya bergoyang diterpa angin sepoi. "Hmm... kalau benar ini tempat yang katanya penuh rahasia, kenapa malah sepi begini?" gumamnya sambil menghela napas panjang. Ia mencoba melangkah ke dalam pelataran, tetapi seketika kakinya tersandung batu kecil. "Astaga! Kenapa batu di sini selalu punya niat jahat, ya?" Laksmi terkekeh sendiri, meski ada sedikit rasa was-was di dadanya. Ia merasa seperti ada yang mengawasi, meskipun pandangannya tak menangkap siapa pun. ...